Senin, Desember 28, 2009

Sembunyikan SMS dan LOG Dengan Best Private Conversation Application


Satu lagi nich Aplikasi menarik buat temen temen semua, namanya Best Private Conversation. Aplikasi dari SmartPhoneWare ini sangat berguna bagiku. terutama bagi yang punya pacar suka periksa sms

Aplikasi ini fungsinya untuk menyembunyikan Trafik SMS dan juga Trafik Telfon (Log), aplikasi ini lebih hebat dari pada MumSMS+ lo mas Encep. Masalahnya MumSMS setau saya cuman buat 1st dan 2nd Edition.

aplikasi ini berfungsi menyembunyikan trafik SMS, baik SMS masuk maupun SMS keluar. Yang lebih keren, yang di sembunyiin itu bisa semua daftar kontak, bisa juga hanya beberapa daftar kontak saja. Kalau ingin melihat sms nya, ya harus masuk ke aplikasi, lalu masukkan passwordnya. Jadi gak semua orang bisa membuka dan melihat SMSnya, kecuali kalau dia tau passwordnya. SMS yang masuk dari kontak yang sudah di pilih dan di setting pada aplikasi ini, tidak akan masuk ke INBOX PESAN. Dan yang agak aneh, bila ada SMS masuk dari daftar kontak yang di pilih, maka tidak akan ada notifikasi nada sms masuk, yang ada hanya pesan teks pada layar. Isi dari pesan teks tersebut bisa kita ubah sesuka hati kita, misalnya “terjadi gangguan system” atau apalah yang agak aneh gituh, misalnya “pak, anaknya nungguin di rumah, cepet pulang ya pak, jangan selingkuh” atau pesan apa saja sesuka hati kita. Keuntungannya, gak bakal ada yang tau kalau ada sms masuk (cocok nich buat yang punya banyak pacar, tapi aku gak mendukung program banyak pacar lo), kerugiannya adalah kita tidak tau kalau ada SMS masuk dari si dia kalau kita tidak melakukan pengecekan layar hendphone secara berkala..
(“SI DIA” dalam hal ini adalah daftar kontak yang telah dipilih tadi)

Fungsi lain dari aplikasi ini adalah, menyembunyikan Daftar Telfon atau yang lebih kita kenal dengan istilah Log pada handphone Symbian *Symbian lagi, Symbian lagi. Abis punyanya cuman symbian, coba ada yang mau ngasih handphone baru yang bukan Symbian. Pasti aku review*..
Jadi, catatan panggilan tak terjawab, panggilan masuk dan panggilan keluar akan langsung di sembunyikan dalam aplikasi ini.. *bener bener cocok buat yang punya pacar banyak nich*

Dan untuk melihatnya, ya tetep harus masuk ke aplikasi ini, lalu memasukkan passwordnya..

Yang lebih asyik lagi, kalau selama masa trial kita tidak suka, maka sms dan daftar Log kita yang ada pada Aplikasi ini, bisa kita kembalikan lagi ke Handphone. Dan yang lebih asyik lagi, kita bisa mengatur lamanya durasi penyimpanan daftar SMS dan daftar telfon (Log) pada aplikasi ini. Untuk SMS, kalau di INBOX kita tidak di batasi lamanya waktu atau durasi penyimpanan, maka di aplikasi ini kita bisa mengatur Lamanya penyimpanan, paling lama 1 tahun. Cukup lama bukan? Sampai kita punya anak 1, maka SMS masih bisa di liat setiap waktu. Untuk daftar telfon (Log) juga demikian, kalau di Handphone kita hanya bisa menyimpan Log selama 30 hari, maka dengan aplikasi ini kita bisa lebih puas karena di beri durasi simpan selama 1 tahun..
Sebenarnya aplikasi ini adalah trial version, tapi dalam paket download tersebut sudah ada aplikasi Keygen nya. Jadi tinggal masukkan Kode IMEI pada Keygen tersebut, maka Kode Registrasi akan langsung muncul..
Silahkan download aplikasinya di sini..

aplikasi ini langsung bisa dipakai tinggal copy paste saja di memory Hp anda..
artikel ini saya cari dari om gole dan saya temukan di blog "http://rampadan.blogspot.com"
semoga aplikasi ini dapat bermanfaat

Jumat, November 06, 2009

Setting Dial Up Internet menggunakan operator GSM dan CDMA

1. Telkomsel Flash – Halo/Simpati/As (Waktu)

Dial Up Number : *99***1#
User Name :
Password :
Access Point : FLASH
Extra Setting : at+cgdcont=1,”IP”,”flash”

2. Telkomsel GPRS – Halo/Simpati/As (Data)
Dial Up Number : *99***1#
User Name : wap
Password : wap123
Access Point : TELKOMSEL
Extra Setting : at+cgdcont=1,”IP”,”internet”

3. Indosat – Matrix – (Data)
Dial Up Number : *99***1#
User Name :
Password :
Access Point : www.satelindogprs.com
Extra Setting : at+cgdcont=1,”IP”,” www.satelindogprs.com”

4. Indosat – Mentari – (Data)
Dial Up Number : *99***1#
User Name : indosat
Password : indosat
Access Point : www.satelindogprs.com
Extra Setting : at+cgdcont=1,”IP”,” www.satelindogprs.com”

5. Indosat – IM3 – (Data)
Dial Up Number : *99***1#
User Name : gprs
Password : im3
Access Point : www.indosat-m3.net
Extra Setting : at+cgdcont=1,”IP”,” www.indosat-m3.net”

6. Indosat – IM3 – (Waktu)
Dial Up Number : *99***1#
User Name : indosat@durasi
Password : indosat@durasi
Access Point : www.indosat-m3.net
Extra Setting : at+cgdcont=1,”IP”,” www.indosat-m3.net”

7. XL – Xplor/Bebas/Jempol (Data)
Dial Up Number : *99***1#
User Name : xlgprs
Password : proxl
Access Point : www.xlgprs.net
Extra Setting : at+cgdcont=1,”IP”,” www.xlgprs.net”

8. Telkom Flexi – Classy/Trendy (Data)
Dial Up Number : #777
User Name : telkomnet@flexi
Password : telkom
Access Point :
Extra Setting : at+crm=1
9. Telkom Flexi – Classy/Trendy (Waktu)
Dial Up Number : 080989999
User Name : telkomnet@instan
Password : telkom
Access Point :
Extra Setting : at+crm=0

10. Mobile 8 – Fren
Dial Up Number : #777
User Name : m8
Password : m8
Access Point :
Extra Setting :

11. Starone
Dial Up Number : #777
User Name : starone
Password : indosat
Access Point :
Extra Setting :

12. Esia (Waktu)
Dial Up Number : #777
User Name : esia
Password : esia
Access Point :
Extra Setting :

Setting Dial Up Internet menggunakan operator GSM dan CDMA

1. Telkomsel Flash – Halo/Simpati/As (Waktu)

Dial Up Number : *99***1#
User Name :
Password :
Access Point : FLASH
Extra Setting : at+cgdcont=1,”IP”,”flash”

2. Telkomsel GPRS – Halo/Simpati/As (Data)
Dial Up Number : *99***1#
User Name : wap
Password : wap123
Access Point : TELKOMSEL
Extra Setting : at+cgdcont=1,”IP”,”internet”

3. Indosat – Matrix – (Data)
Dial Up Number : *99***1#
User Name :
Password :
Access Point : www.satelindogprs.com
Extra Setting : at+cgdcont=1,”IP”,” www.satelindogprs.com”

4. Indosat – Mentari – (Data)
Dial Up Number : *99***1#
User Name : indosat
Password : indosat
Access Point : www.satelindogprs.com
Extra Setting : at+cgdcont=1,”IP”,” www.satelindogprs.com”

5. Indosat – IM3 – (Data)
Dial Up Number : *99***1#
User Name : gprs
Password : im3
Access Point : www.indosat-m3.net
Extra Setting : at+cgdcont=1,”IP”,” www.indosat-m3.net”

6. Indosat – IM3 – (Waktu)
Dial Up Number : *99***1#
User Name : indosat@durasi
Password : indosat@durasi
Access Point : www.indosat-m3.net
Extra Setting : at+cgdcont=1,”IP”,” www.indosat-m3.net”

7. XL – Xplor/Bebas/Jempol (Data)
Dial Up Number : *99***1#
User Name : xlgprs
Password : proxl
Access Point : www.xlgprs.net
Extra Setting : at+cgdcont=1,”IP”,” www.xlgprs.net”

8. Telkom Flexi – Classy/Trendy (Data)
Dial Up Number : #777
User Name : telkomnet@flexi
Password : telkom
Access Point :
Extra Setting : at+crm=1
9. Telkom Flexi – Classy/Trendy (Waktu)
Dial Up Number : 080989999
User Name : telkomnet@instan
Password : telkom
Access Point :
Extra Setting : at+crm=0

10. Mobile 8 – Fren
Dial Up Number : #777
User Name : m8
Password : m8
Access Point :
Extra Setting :

11. Starone
Dial Up Number : #777
User Name : starone
Password : indosat
Access Point :
Extra Setting :

12. Esia (Waktu)
Dial Up Number : #777
User Name : esia
Password : esia
Access Point :
Extra Setting :

Kode-kode rahasia ponsel Nokia, Sony Ericsson, Motorola, Samsung, BenQ-Siemens, LG, Philips, Panasonic dan Alcatel

Berikut kode-kode yang ada pada ponsel-ponsel yang saya kutif dari http://artikelkomputerku.blogspot.com GSM Nokia, Sony Ericsson, Motorola, Samsung, BenQ-Siemens, LG, Philips, Panasonic dan Alcatel.
Catatan: Ada beberapa kode yang hanya dapat digunakan pada ponsel-ponsel tipe tertentu saja.

Nokia

1.*#06# Menampilkan nomor IMEI (International Mobile Equipment Identity).
2.*#0000# Menampilkan versi firmware.
3.*#9999# Merupakan alternatif jika kode *#0000# tidak berfungsi.
4. *#8110# Menampilkan versi firmware (Nokia 8110).
5. *#21# Melihat pengalihan untuk semua panggilan ‘All calls’.
6. **21*nomor tujuan# Mengalihkan panggilan ke nomor yang dituju untuk semua panggilan.
7.**61*nomor tujuan# Mengalihkan panggilan ke nomor yang dituju untuk panggilan yang tidak terjawab.
8. **67*nomor tujuan# Mengalihkan panggilan ke nomor yang dituju untuk panggilan ketika sedang sibuk.
9. *#61# Melihat nomor pengalihan karena tidak dijawab ‘Call divert’.
10. *#62# Melihat nomor pengalihan karena diluar jangkauan ‘Call divert’ dan mengetahui kemana nomor tersebut dialihkan.
11. *#67# Melihat nomor pengalihan karena sibuk ‘Call divert’ dan mengetahui kemana nomor tersebut dialihkan.
12. *#2820# Menampilkan alamat IP Bluetooth.
13. *#30# Menampilkan nomor pribadi.
14. *#43# Melihat status ‘Call waiting’.
15. *#62209526# atau *#MACOWLAN Menampilkan alamat MAC WLAN.
16. *#67705646# Mengganti operator logo (tipe 3310, 3330).
17. *#73# Mereset timer ponsel dan skor game.
18. *#746025625# Menampilkan status SIM Clock. Jika ponsel anda mendukung fungsi power saving akan muncul tulisan “SIM Clock Stop Allowed”, itu berarti anda bisa mendapatkan waktu terbaik untuk standby.
19. *#7370# atau *#RESO# Mereset ke setingan awal (pabrikan), data-data akan terhapus
20. *#7760# Menampilkan kode pabrik/produk.
21. *#7780# atau *#rst0* Mereset ke setingan awal (pabrikan), data-data tidak akan terhapus.
22. *#92702689# atau *#war0anty# Menampilkan nomor serial, tanggal pembuatan, tanggal pembelian, tanggal terakhir servis (000 jika belum pernah diperbaiki) dan transfer user data. Pada beberapa ponsel setelah menggunakan kode ini anda harus merestart ponsel.
23. *#2640# Menampilkan kode pengamanan ponsel.
24. *#3370# Mengaktifkan EFR (Full Rate Codec), kualitas suara terbaik namun pemakaian baterai menjadi boros.
25. #3370# Untuk menonaktifkan EFR.
26.*#4720# Mengaktifkan Half Rate Codec, kualitas suara terendah namun pemakaian baterai menjadi lebih hemat.
27. #4720# Untuk menonaktifkan Half Rate Codec.
28. 10# Cara cepat untuk membuka nomor kontak yang tersimpan di kartu SIM berdasarkan nomor urut. Contoh angka 10 adalah nomor urut kontak.
29. #pw+1234567890+1# Mengunci status provider, gunakan tanda “*” untuk memisahkan antara “p,w” dan tanda “+”.
30. #pw+1234567890+1# Mengunci status provider, gunakan tanda “*” untuk memisahkan antara “p,w” dan tanda “+”.
31. #pw+1234567890+2# Mengunci status network, gunakan tanda “*” untuk memisahkan antara “p,w” dan tanda “+”.
32. #pw+1234567890+3# Mengunci status country, gunakan tanda “*” untuk memisahkan antara “p,w” dan tanda “+”.
33. #pw+1234567890+4# Mengunci status kartu SIM, gunakan tanda “*” untuk memisahkan antara “p,w” dan tanda “+”.

Sony Ericsson
1.*#06# Menampilkan nomor IMEI (International Mobile Equipment Identity).
2. *#0000# atau 0000 Mereset kembali ke bahasa inggris.
3. >*<<*<* Melihat service menu dan versi software. Tekan tombol Yes berulang kali untuk melihat semua data software dan tekan > untuk melihat semua teks yang terdapat pada ponsel.

Motorola
1. *#06# Menampilkan nomor IMEI (International Mobile Equipment Identity).
2. *#303# OK Mengubah ke bahasa inggris.
3. *#300# OK Menampilkan versi software (SW and HW Version).
4. *#301# OK Test keypad.
5. 1234 OK Kode default ponsel.
6. *#311# OK Merubah kode ponsel default.
7. ***113*1* OK Net Monitor ON.
8. **113*1* OK Net Monitor OFF.
9. *#304# OK Set Off engineering mode.
10. *#304*1998072# OK Set On engineering mode.
11. *#307* OK Engineering test mode.
12. *#400# OK ADC call val.
13. 19980722 OK Master unlock code for phone and sim lock.
14. *#0000# OK Setting and restore.
15. *#402# OK Contrast
16. *#305# OK Location 1

Samsung
1. *#06# Menampilkan nomor IMEI (International Mobile Equipment Identity).
2. *#9999# atau *#9998*9999# Menampilkan versi software.
3. *#9999# atau *#9998*8888# Menampilkan versi hardware.
4. *#9998*76# Menampilkan nomor produksi.
5. *#9998*288# atau *#0288# Mengecek status baterai.
6. *#0246# atau *#0377# Menampilkan kapasitas ruang penyimpanan / memori.
7. *#9998*782# atau *#0782# Menampilkan tanggal dan waktu alarm.
8. *#8999*638# Menampilkan informasi jaringan telepon.
9. *#9998*523# atau *#0523# Mengatur kontras layar.
10. *#8999*5646# Mengubah logo operator.
11. *#0289# Tes ringtone.
12. *#9998*842# atau *#0842# Tes vibrate.
13. *#9998*289# atau *#0289# Mengubah suara alarm.
14. *#9998*746# atau *#0746# Melihat informasi kartu SIM
15. *2767*2878# Mengunci ponsel.
16. *2767*3855# Mereset memori, jangan lupa mencabut kartu SIM.
17. *#0324# Net Monitor
18. *#0001# Display RS232 serial communication parameter setup.
19. *9266# Display received channel number and received intensity.
20. *#9998*377# atau *#0377# Software error LOG (wrong display of EEPROM).
21. *#9998*778# atau *#0778# SIM Service Table.
22. *#0837# Instruction Software.
23. *#0001# Show Serial Parameter.
24. *#9998*968# View Melody Alarm.
25. *#9998*585# Non Volatile Memory.
26. *#3243948# Digital Audio Interference off.
27. *#32436837# Digital Audio Interference.
28. *#9998*4357# Help Menu.
29. *#9998*5282# Java Menu.
30. *2767*5282# Java Reset.
31. *2767*927# WAP Reset.
32. *2767*63342# Reset Media.
33. *#9999#0# Monitor Mode.

Siemens
1. *#06# Menampilkan nomor IMEI (International Mobile Equipment Identity).
2. *#0000# Mengembalikan ke bahasa default.
3. **05*PUK*newPIN*newPIN# Deblock PIN using PUK.
4. **052*PUK2*newPIN2*newPIN2# Deblock PIN2 using PUK2.
5. **04*old_PIN*new_PIN*new_PIN# Mengubah PIN.
6. **042*old_PIN2*new_PIN2*new_PIN2# Mengubah PIN2.
7. *31# Menyembunyikan nama/nomor telepon pada ponsel penerima (CLIR).
8. #31# Menonaktifkan CLIR.
9. *#31# Mengecek status CLIR.
10. *30# Menampilkan nama/nomor telepon pada ponsel penerima (CLIP).
11. #30# Menonaktifkan CLIP.
12. *#30# Mengecek status CLIP.
13. *43# Mengaktifkan Call Waiting/Call Hold.
14. #43## Menonaktifkan Call Waiting.
15. *#43# Mengecek status Call Wating.
16. *#0001# lalu tekan tombol hijau (Call) Mengubah bahasa menggunakan kode. Angka 0001 adalah kode untuk bahasa inggris. Kode: 0030 (Yunani), 0031 (Belanda), 0032 (Perancis), 0034 (Spanyol), 0039 (Itali), 0049 (Jerman), 0090 (Turki).
17. *#0606# Shows if the phone is locked to any network (Use without SIM card).

BenQ-Siemens
1. *#06# Menampilkan nomor IMEI (International Mobile Equipment Identity).
2. *#0000# Mengembalikan ke bahasa default.
3. *#0001# lalu tekan tombol hijau (Call) Mengubah bahasa menggunakan kode. Angka 0001 adalah kode untuk bahasa inggris. Kode: 0030 (Yunani), 0031 (Belanda), 0032 (Perancis), 0034 (Spanyol), 0039 (Itali), 0049 (Jerman), 0090 (Turki)
4. *#9999# Mereset ke setingan awal (pabrikan).
5. *#300# Mengecek software.
6. *#301# Mengecek hardware.

LG
1. *#06# Menampilkan nomor IMEI (International Mobile Equipment Identity).
2. *#07# Menampikan nomor IMEI dan versi software (LG 510).
3. *8375# Menampilkan versi software (LG B1200).
4. #PWR668 Test pabrikan (LG B1200).
5. 1945#5101# Simlock menu (LG B1200).
6. 2945#*5101# Simlock menu (LG 510W, 5200)
7. 2945#*70001# Simlock menu (LG 7020,7010)

Philips
1. *#06# Menampilkan nomor IMEI (International Mobile Equipment Identity).
2. *#3353*# Mereset ponsel.
3. *#7337*# Mereset ponsel (Master reset), kartu SIM dicabut dulu..
4. *#337*# Mengaktifkan/menonaktifkan EFR.
5. *#7693# Mengaktifkan/menonaktifkan Sleep Mode. Aktifkan saja untuk menghemat konsumsi baterai ketika ponsel sedang tidak dipakai.
6. *#8463*# Menampilkan beberapa informasi Sleep Mode: Wake, Sleep Req., Sleep.
7. *#2286*# Mengaktifkan data baterai.
8. *#7948*# Mematikan ponsel.
9. *#7728*# Menampilkan RSAV.
10. *#7524*# Menampilkan KCGPRS.
11. *#7562*# Menampilkan SIM Phase.
12. *#7629*# Menampilkan POOL MAX.
13. *#7632*# Menampilkan Code Bugging dari sleep mode.
14. *#7733*# Menampilkan Cluster aktif.
15. *#7343*# Menampilkan kode Cluster.
16. *#7352*# Menampilkan registrasi software.
17. *#7763*# Menampilkan informasi produk.
18. *#7766*# Menampilkan versi produk.
19. *#7326*# Menampilkan pilihan aksesoris untuk vibrator.
20. *#7276*# Mengaktifkan GPRS Attach.
21. *#7287*# Mengaktifkan GPRS Attached.
22. *#7288*# Mengaktifkan GPRS Try Attached.
23. *#7271*# Mengaktifkan GPRS Kelas 1
24. *#7274*# Mengaktifkan GPRS Kelas 4.
25. *#7252*# Mengaktifkan GPRS Kelas B.
26. *#7224*# Mengaktifkan GPRS Kelas C.
27. *#7222*# Mengaktifkan CSD GSM Kelas C.
28. *#7762*# Melakukan seting SMS bearer GPRS.
29. *#8377*# Menampilkan versi software.
30. *#3377*# Menampilkan kondisi EEPROMP.
31. *#2254# Status Register.
32. *#2255# Active/Deactive “Debug Call”, when activated, make a call to a busy line an the phone will display some hex-codes on the display.
33. *#2558# The time in days, hours, and minutes you are connected to the net..
34. *#7489*# atau *#1234*# Security Code.
35. *#7378*# Name, Length, SIM Phase.
36. *#3333*# Blocking list.


Panasonic
1. *#06# Menampilkan nomor IMEI (International Mobile Equipment Identity).
2. **7370# Memformat ulang.

Alcatel
1. *#06# Menampilkan nomor IMEI (International Mobile Equipment Identity).
2. ###847# Reset full.
3. ###765*02# Memblokir panggilan masuk atau keluar (Add barring groups).
4. ###765*78# Menonaktifkan Barring groups.
5. ###765*05# Menonaktifkan/mengunci status network.
6. ###765*07# Mengaktifkan status network.
7. 000000* Net Monitor.


Silahkan anda mencoba kode tersebut.
Kerusakan yang terjadi pada ponsel anda akibat penggunaan kode ini di luar tanggungjawab kami

Kode-kode rahasia ponsel Nokia, Sony Ericsson, Motorola, Samsung, BenQ-Siemens, LG, Philips, Panasonic dan Alcatel

Berikut kode-kode yang ada pada ponsel-ponsel GSM Nokia, Sony Ericsson, Motorola, Samsung, BenQ-Siemens, LG, Philips, Panasonic dan Alcatel.
Catatan: Ada beberapa kode yang hanya dapat digunakan pada ponsel-ponsel tipe tertentu saja.

Nokia

1.*#06# Menampilkan nomor IMEI (International Mobile Equipment Identity).
2.*#0000# Menampilkan versi firmware.
3.*#9999# Merupakan alternatif jika kode *#0000# tidak berfungsi.
4. *#8110# Menampilkan versi firmware (Nokia 8110).
5. *#21# Melihat pengalihan untuk semua panggilan ‘All calls’.
6. **21*nomor tujuan# Mengalihkan panggilan ke nomor yang dituju untuk semua panggilan.
7.**61*nomor tujuan# Mengalihkan panggilan ke nomor yang dituju untuk panggilan yang tidak terjawab.
8. **67*nomor tujuan# Mengalihkan panggilan ke nomor yang dituju untuk panggilan ketika sedang sibuk.
9. *#61# Melihat nomor pengalihan karena tidak dijawab ‘Call divert’.
10. *#62# Melihat nomor pengalihan karena diluar jangkauan ‘Call divert’ dan mengetahui kemana nomor tersebut dialihkan.
11. *#67# Melihat nomor pengalihan karena sibuk ‘Call divert’ dan mengetahui kemana nomor tersebut dialihkan.
12. *#2820# Menampilkan alamat IP Bluetooth.
13. *#30# Menampilkan nomor pribadi.
14. *#43# Melihat status ‘Call waiting’.
15. *#62209526# atau *#MACOWLAN Menampilkan alamat MAC WLAN.
16. *#67705646# Mengganti operator logo (tipe 3310, 3330).
17. *#73# Mereset timer ponsel dan skor game.
18. *#746025625# Menampilkan status SIM Clock. Jika ponsel anda mendukung fungsi power saving akan muncul tulisan “SIM Clock Stop Allowed”, itu berarti anda bisa mendapatkan waktu terbaik untuk standby.
19. *#7370# atau *#RESO# Mereset ke setingan awal (pabrikan), data-data akan terhapus
20. *#7760# Menampilkan kode pabrik/produk.
21. *#7780# atau *#rst0* Mereset ke setingan awal (pabrikan), data-data tidak akan terhapus.
22. *#92702689# atau *#war0anty# Menampilkan nomor serial, tanggal pembuatan, tanggal pembelian, tanggal terakhir servis (000 jika belum pernah diperbaiki) dan transfer user data. Pada beberapa ponsel setelah menggunakan kode ini anda harus merestart ponsel.
23. *#2640# Menampilkan kode pengamanan ponsel.
24. *#3370# Mengaktifkan EFR (Full Rate Codec), kualitas suara terbaik namun pemakaian baterai menjadi boros.
25. #3370# Untuk menonaktifkan EFR.
26.*#4720# Mengaktifkan Half Rate Codec, kualitas suara terendah namun pemakaian baterai menjadi lebih hemat.
27. #4720# Untuk menonaktifkan Half Rate Codec.
28. 10# Cara cepat untuk membuka nomor kontak yang tersimpan di kartu SIM berdasarkan nomor urut. Contoh angka 10 adalah nomor urut kontak.
29. #pw+1234567890+1# Mengunci status provider, gunakan tanda “*” untuk memisahkan antara “p,w” dan tanda “+”.
30. #pw+1234567890+1# Mengunci status provider, gunakan tanda “*” untuk memisahkan antara “p,w” dan tanda “+”.
31. #pw+1234567890+2# Mengunci status network, gunakan tanda “*” untuk memisahkan antara “p,w” dan tanda “+”.
32. #pw+1234567890+3# Mengunci status country, gunakan tanda “*” untuk memisahkan antara “p,w” dan tanda “+”.
33. #pw+1234567890+4# Mengunci status kartu SIM, gunakan tanda “*” untuk memisahkan antara “p,w” dan tanda “+”.

Sony Ericsson
1.*#06# Menampilkan nomor IMEI (International Mobile Equipment Identity).
2. *#0000# atau 0000 Mereset kembali ke bahasa inggris.
3. >*<<*<* Melihat service menu dan versi software. Tekan tombol Yes berulang kali untuk melihat semua data software dan tekan > untuk melihat semua teks yang terdapat pada ponsel.

Motorola
1. *#06# Menampilkan nomor IMEI (International Mobile Equipment Identity).
2. *#303# OK Mengubah ke bahasa inggris.
3. *#300# OK Menampilkan versi software (SW and HW Version).
4. *#301# OK Test keypad.
5. 1234 OK Kode default ponsel.
6. *#311# OK Merubah kode ponsel default.
7. ***113*1* OK Net Monitor ON.
8. **113*1* OK Net Monitor OFF.
9. *#304# OK Set Off engineering mode.
10. *#304*1998072# OK Set On engineering mode.
11. *#307* OK Engineering test mode.
12. *#400# OK ADC call val.
13. 19980722 OK Master unlock code for phone and sim lock.
14. *#0000# OK Setting and restore.
15. *#402# OK Contrast
16. *#305# OK Location 1

Samsung
1. *#06# Menampilkan nomor IMEI (International Mobile Equipment Identity).
2. *#9999# atau *#9998*9999# Menampilkan versi software.
3. *#9999# atau *#9998*8888# Menampilkan versi hardware.
4. *#9998*76# Menampilkan nomor produksi.
5. *#9998*288# atau *#0288# Mengecek status baterai.
6. *#0246# atau *#0377# Menampilkan kapasitas ruang penyimpanan / memori.
7. *#9998*782# atau *#0782# Menampilkan tanggal dan waktu alarm.
8. *#8999*638# Menampilkan informasi jaringan telepon.
9. *#9998*523# atau *#0523# Mengatur kontras layar.
10. *#8999*5646# Mengubah logo operator.
11. *#0289# Tes ringtone.
12. *#9998*842# atau *#0842# Tes vibrate.
13. *#9998*289# atau *#0289# Mengubah suara alarm.
14. *#9998*746# atau *#0746# Melihat informasi kartu SIM
15. *2767*2878# Mengunci ponsel.
16. *2767*3855# Mereset memori, jangan lupa mencabut kartu SIM.
17. *#0324# Net Monitor
18. *#0001# Display RS232 serial communication parameter setup.
19. *9266# Display received channel number and received intensity.
20. *#9998*377# atau *#0377# Software error LOG (wrong display of EEPROM).
21. *#9998*778# atau *#0778# SIM Service Table.
22. *#0837# Instruction Software.
23. *#0001# Show Serial Parameter.
24. *#9998*968# View Melody Alarm.
25. *#9998*585# Non Volatile Memory.
26. *#3243948# Digital Audio Interference off.
27. *#32436837# Digital Audio Interference.
28. *#9998*4357# Help Menu.
29. *#9998*5282# Java Menu.
30. *2767*5282# Java Reset.
31. *2767*927# WAP Reset.
32. *2767*63342# Reset Media.
33. *#9999#0# Monitor Mode.

Siemens
1. *#06# Menampilkan nomor IMEI (International Mobile Equipment Identity).
2. *#0000# Mengembalikan ke bahasa default.
3. **05*PUK*newPIN*newPIN# Deblock PIN using PUK.
4. **052*PUK2*newPIN2*newPIN2# Deblock PIN2 using PUK2.
5. **04*old_PIN*new_PIN*new_PIN# Mengubah PIN.
6. **042*old_PIN2*new_PIN2*new_PIN2# Mengubah PIN2.
7. *31# Menyembunyikan nama/nomor telepon pada ponsel penerima (CLIR).
8. #31# Menonaktifkan CLIR.
9. *#31# Mengecek status CLIR.
10. *30# Menampilkan nama/nomor telepon pada ponsel penerima (CLIP).
11. #30# Menonaktifkan CLIP.
12. *#30# Mengecek status CLIP.
13. *43# Mengaktifkan Call Waiting/Call Hold.
14. #43## Menonaktifkan Call Waiting.
15. *#43# Mengecek status Call Wating.
16. *#0001# lalu tekan tombol hijau (Call) Mengubah bahasa menggunakan kode. Angka 0001 adalah kode untuk bahasa inggris. Kode: 0030 (Yunani), 0031 (Belanda), 0032 (Perancis), 0034 (Spanyol), 0039 (Itali), 0049 (Jerman), 0090 (Turki).
17. *#0606# Shows if the phone is locked to any network (Use without SIM card).

BenQ-Siemens
1. *#06# Menampilkan nomor IMEI (International Mobile Equipment Identity).
2. *#0000# Mengembalikan ke bahasa default.
3. *#0001# lalu tekan tombol hijau (Call) Mengubah bahasa menggunakan kode. Angka 0001 adalah kode untuk bahasa inggris. Kode: 0030 (Yunani), 0031 (Belanda), 0032 (Perancis), 0034 (Spanyol), 0039 (Itali), 0049 (Jerman), 0090 (Turki)
4. *#9999# Mereset ke setingan awal (pabrikan).
5. *#300# Mengecek software.
6. *#301# Mengecek hardware.

LG
1. *#06# Menampilkan nomor IMEI (International Mobile Equipment Identity).
2. *#07# Menampikan nomor IMEI dan versi software (LG 510).
3. *8375# Menampilkan versi software (LG B1200).
4. #PWR668 Test pabrikan (LG B1200).
5. 1945#5101# Simlock menu (LG B1200).
6. 2945#*5101# Simlock menu (LG 510W, 5200)
7. 2945#*70001# Simlock menu (LG 7020,7010)

Philips
1. *#06# Menampilkan nomor IMEI (International Mobile Equipment Identity).
2. *#3353*# Mereset ponsel.
3. *#7337*# Mereset ponsel (Master reset), kartu SIM dicabut dulu..
4. *#337*# Mengaktifkan/menonaktifkan EFR.
5. *#7693# Mengaktifkan/menonaktifkan Sleep Mode. Aktifkan saja untuk menghemat konsumsi baterai ketika ponsel sedang tidak dipakai.
6. *#8463*# Menampilkan beberapa informasi Sleep Mode: Wake, Sleep Req., Sleep.
7. *#2286*# Mengaktifkan data baterai.
8. *#7948*# Mematikan ponsel.
9. *#7728*# Menampilkan RSAV.
10. *#7524*# Menampilkan KCGPRS.
11. *#7562*# Menampilkan SIM Phase.
12. *#7629*# Menampilkan POOL MAX.
13. *#7632*# Menampilkan Code Bugging dari sleep mode.
14. *#7733*# Menampilkan Cluster aktif.
15. *#7343*# Menampilkan kode Cluster.
16. *#7352*# Menampilkan registrasi software.
17. *#7763*# Menampilkan informasi produk.
18. *#7766*# Menampilkan versi produk.
19. *#7326*# Menampilkan pilihan aksesoris untuk vibrator.
20. *#7276*# Mengaktifkan GPRS Attach.
21. *#7287*# Mengaktifkan GPRS Attached.
22. *#7288*# Mengaktifkan GPRS Try Attached.
23. *#7271*# Mengaktifkan GPRS Kelas 1
24. *#7274*# Mengaktifkan GPRS Kelas 4.
25. *#7252*# Mengaktifkan GPRS Kelas B.
26. *#7224*# Mengaktifkan GPRS Kelas C.
27. *#7222*# Mengaktifkan CSD GSM Kelas C.
28. *#7762*# Melakukan seting SMS bearer GPRS.
29. *#8377*# Menampilkan versi software.
30. *#3377*# Menampilkan kondisi EEPROMP.
31. *#2254# Status Register.
32. *#2255# Active/Deactive “Debug Call”, when activated, make a call to a busy line an the phone will display some hex-codes on the display.
33. *#2558# The time in days, hours, and minutes you are connected to the net..
34. *#7489*# atau *#1234*# Security Code.
35. *#7378*# Name, Length, SIM Phase.
36. *#3333*# Blocking list.


Panasonic
1. *#06# Menampilkan nomor IMEI (International Mobile Equipment Identity).
2. **7370# Memformat ulang.

Alcatel
1. *#06# Menampilkan nomor IMEI (International Mobile Equipment Identity).
2. ###847# Reset full.
3. ###765*02# Memblokir panggilan masuk atau keluar (Add barring groups).
4. ###765*78# Menonaktifkan Barring groups.
5. ###765*05# Menonaktifkan/mengunci status network.
6. ###765*07# Mengaktifkan status network.
7. 000000* Net Monitor.


Silahkan anda mencoba kode tersebut.
Kerusakan yang terjadi pada ponsel anda akibat penggunaan kode ini di luar tanggungjawab kami

Selasa, November 03, 2009

memperbaiki NTLDR is missing press ctrl+alt+del to restart

saat ku coba untuk merupah huruf driver sebuah hardisk setelah itu ku coba merestart dan hasil nya seperti gambar di bawah ini :akhirnya kucuba dengan cara yang seperti biasa aku lakukan yaitu dengan mencabut kabel HDD beberapa saat kemudian tancapkan kembali, karena penyebab seperti hal di atas biasanya sebagai berikut
1. OS xp corrupt.
2. HDD bad sector.
3. Kabel IDEE bermasalah.
.
jadi kucoba cara yang ke tiga namun cara tersebut kurang mujarap akhirnya ku coba merenung senajak kali z dapet ilham hehehe :D ternyata ku bertanya kepada om google dan akhirnya om google menjawab caranya ada sebagai berikut :
  1. tekan F9 saat komputer booting lalu pilih first boot CD WindowsXP.
  2. tunggu beberaSaat muncul pilihan pilihan gambar seperti di bawah ini untuk melakukan Repair Windows, tekan tombol R pada keyboard.
  3. setelah itu mumcul pilihan drive HDD yang eror Lalu tekan nomor yang sesuai dengan lokasi instalasi Windows yang akan diperbaiki, biasanya pilih angka 1.
  4. Ketik password administrator saat diminta juka anda pernah mengisi paswor pada administratornya , jiak bila sebelumnya kita tidak pernah mengisi password administrator saat instalasi Windows pertama kali, langsung tekan Enter.
  5. Ketik perintah berikut : (E: merupakan drive pengganti untuk CDROM).
    COPY E:\i386\NTLDR C\:
    COPY E:\i386\NTDETECT.COM C:\
  6. lalu ketikan Exit dan Keluarkan CD dari CDROM maka komputer akan merestart
  7. beres dech tapi Jangan lupa untuk set boot order anda menjadi Harddisk pertama
jika masih tetap coba anda download HDD regenaror untuk memeperbaiki HDD yang eror
semoga berhasil.....

Selasa, Oktober 20, 2009

mengatasi this document failed to print

pada kesempatan kali ini bagi para teman-teman yang pernah mengalami yang namanya gagal dalam mencetak seperti this document failed to print tau tepat seperti gambar dibawah ini :

mungkin penyebabnya adalah :
  1. Anda meng-upgrade sistem operasi Anda ke Windows XP.
  2. The version of basic input/output system (BIOS) installed on your computer supports the following settings for parallel ports: "OS controlled" (or "Auto") and "Enabled". Versi dasar input / output system (BIOS) terpasang pada komputer Anda mendukung pengaturan berikut untuk paralel port: "OS yang dikontrol" (atau "Auto") dan "Enabled".
  3. The current BIOS setting for parallel ports is "OS controlled" or "Auto". Pengaturan BIOS saat ini untuk port paralel adalah "OS dikendalikan" atau "Auto".
Windows XP dapat membuat boneka paralel port (misalnya, LPT2 dan LPT3) pada beberapa komputer, di samping yang sudah ada port LPT1, dan kemudian Windows XP reassigns nama port yang berlaku sehingga port (LPT1) menjadi LPT3. Any printer still connected to LPT1 under these circumstances will not print. Setiap printer masih terhubung ke LPT1 dalam situasi seperti ini tidak akan dicetak.

untuk mengatasi hal tersebut ikuti langkah berikut :
  • klik kanan pada my computer klik propertis pilih tab Hardware, dan kemudian klik Device Manager.
  • pada bagian ini pilih port (COM & LPT) pilih Printer Port (LPT1) kemudian pada bagian Printer Port (LPT1) klik kanan propertis p

  • ilih tab port Setting pada bagian LPT port number ganti LPT 1 menjadi LPT 3 kemudian OK



  • setelah sumua hal yag di atas dilakukan kita masuk ke contol panel, klik dua kali Printer dan Fax.
  • Right-click the printer, click Properties , and then click the Ports tab. Klik kanan printer, klik Properties, dan kemudian klik tab Ports.

  • In the PrinterName Properties dialog box, click to clear the LPT1 check box, and then click to select the LPT3 check box. Dalam printername kotak dialog Properties, klik untuk menghapus kotak centang LPT1, kemudian klik untuk memilih kotak centang LPT3.
  • Click OK to close the PrinterName Properties dialog box. Klik OK untuk menutup kotak dialog Properties printername.

selamat mencoba....


Rabu, Oktober 07, 2009

Mengembalikan Setting Windows Firewall yang Tidak Bisa Diakses di Windows XP

mungkin bagi teman teman yang bergulat di dunia netwoking pernah mengalami yang namanya koneksi time out dari clien ke server seperti gambar di bawah ini Anehnya, workgroup Local Area Network (LAN) lancar, internet lancar, tapi kok komputer sebelah tidak bisa akses internet, Internet Connection Sharing (ICS) bawaan Windows XP, jadi ada salah satu komputer dengan dua LANCard, satu untuk input kabel internet, yang lainnya untuk output ke LAN. Logikanya, jika koneksi workgroup lancar, internet lancar, dan komputer dengan dua LANCard itu menyala, maka semua komputer yang terhubung ke workgroup itu bisa akses internet.

Setelah cek sana-sini dan tanya ke kesan kesini , akhirnya ketemu juga penyebabnya, ternyata Internet Connection Sharing tiba-tiba mati gara-gara trojan mungkin yang datangnya dari warnet sebelah :) tapi di scen pun virusnya tidak kena itu analisa awalnya , dan Windows Firewall di komputer yang dengan dua LANcard tidak bisa diakses. Ketika saya klik muncul pesan window “Due to an unidentified problem, Windows cannot display Windows Firewall settings.” seperti gambar di bawah ini

dah akhirnya salah satu temen sekaligus bo ane hehehe :) memberi saran mungkin firewallnya dan atas bantuan om google akhirnya saya menemukannya dari http://aliefte.wordpress.com dan dengan cara sebagai berikut :

1. Klik Start –> Run, jalankan perintah

rundll32 setupapi,InstallHinfSection Ndi-Steelhead 132 %windir%\inf\netrass.inf

2. Restart komputer.

3. Klik Start –> Run, jalankan perintah

CMD /K NETSH FIREWALL RESET

4. Coba buka Windows Firewall, jika sudah bisa, aktifkan kembali ICS itu seperti hgamabr di bawah ini

jika masih saja tidak bisa kemungkinan instal kembali windows anda....

Selasa, September 15, 2009

Cara membagi bandwidth client warnet tanpa software

Sebenernya cara ini adalah cara yang digunakan untuk mempercepat kecepatan ineternet kita pada windows XP.

Inti nya adalah windows XP tersetting secara default akan mengambil 20% dari kecepatan akses internet kita yang 100%.

Sebenar nya, ada beberapa software juga yang dapat kita gunakan untuk membatasi pemakaian bandwidth pada tiap komputer client, tapi cara ini belum dapat menjamin 100% bandwidth komputer client di warnet terbagi secara adil.

Nah, cara yang akan saya gunakan adalah dengan cara mensetting % penggunaan bandwidth client yang di setting melalui windows itu sendiri.

Cara nya adalah sebagai berikut:

1. Klik start ==> run

2. Lalu ketik gpedit.msc, Kemudian setelah itu keluar kotak “Group Policy”

3. Di “ Computer Configuration “, Pilih “Administrative Templates“

4. Lalu pilih “ Network “

5. Klik pada “QoS Packet Scheduler “

6. Setelah itu Pilih Pada “ Limit reservable Bandwidth “

7. Pilih dari “ Not Configured “ menjadi “ Enable “

8. Setelah itu Pada tabel bawah pada tulisan “ Bandwidth Limit % “ Ubah Dari “20” Menjadi “80 atau 20”, Lalu “Apply” , “ OK “. setting ini tergantung dari jumlah komputer, jika kita mau setting setiap komputer dapet bandwith 10% maka kita tinggal masukan angka 90%, bila setiap komputer ingin kita set dapat 20% maka tinggal kita masukan angka 80%.

semoga membantu.

Kamis, Agustus 27, 2009

Virtual Box Menjalankan ISO Image langsung di Windows

Namanya adalah Virtual Box (Sun xVM Virtual Box). Melihat dari namanya software ini di produksi oleh SUN Microsystem, nama yang sudah tidak asing lagi. Sampai saat ini VirtualBox dapat dijalankan di Windows, Linux, Macintosh dan OpenSolaris. Dan dapat digunakan untuk virtualisasi sistem operasi seperti Windows (NT 4.0, 2000, XP, Server 2003, Vista), DOS/Windows 3.x, Linux (2.4 and 2.6), dan OpenBSD.

Dengan VirtualBox, selain bisa digunakan untuk mencoba menginstall sistem operasi, juga bisa digunakan untuk mencoba file ISO image. Misalnya UBCD4Win, Avira Rescue CD, dan file recovery lainnya yang berformat ISO. Selain itu untuk membuat tutorial menginstall sistem operasi juga akan lebih mudah, karena langkah-langkahnya bisa di capture dan gambar/screenshot-nya bisa disimpan.

Cara Menggunakan VirtualBox

Untuk mencoba VirtualBox, disini akan digunakan File UBCD4Win.iso. Ikuti langkah-langkah seperti yang ditampilkan seperti berikut :

  1. Jalankan VirtualBox
  2. Klik Icon New atau melalui menu Machine > New
  3. Akan Muncul proses pembuatan dalam langkah-langkah (Wizard) yang masing-masing disertai dengan keterangan, yaitu :
    • VM Name and OS Type. Beri Nama project yang akan dijalankan, dan pilih Tipe sistem Operasi yang akan dijalankan, jika belum tahu pilih saja OS Type : Other/Unknown.
    • Memory. Set Memory Komputer yang akan digunakan untuk menjalankan virtual machine.
    • Virtual Hardisk. Buat baru atau gunakan Hardisk Image jika sudah ada
    • Finish. Proses pembuatan Machine Virtual sudah selesai
  4. Proses berikutnya adalah memilih file ISO (UBCD4Win.iso). Dari menu tampilan utama, Klik Daftar machine yang ada (VM Name), kemudian klik Icon setting
  5. Pilih daftar CD/DVD-ROM, dan bagian kanan cek pilihan Mount CD/DVD Drive, kemudian pilih/cke ISO Image File dan klik icon folder untuk mencari file UBCD4Win.iso. Jika sudah selesai klik OK
  6. Virtual Machine siap dijalankan, dengan memilih daftar VM Name, kemudian klik Icon Start

Ingin Mencoba ? Download VirtualBox ( 23 MB)

Software Virtualisasi Portable

Selain VirtualBox, ada lagi software virtualisasi portable (tidak perlu instalasi), dengan ukuran hanya sekitar 1.5 MB, yaitu MobaLiveCD. Meski fasilitas yang diberikan jauh dibawah VirtualBox, tetapi saya mencoba dengan aplikasi ini untuk menjalankan UBCD4Win dan juga berhasil.

www.ebsoft.web.id



Source :

Offers Review and Software Download Free

Sabtu, Juli 18, 2009

Menampilkan kembali Task Manager yang disabled dengan cepat

file ini saya kutif dari kang danu......
Sejak kemarin, saya cukup jengkel ketika program yang sedang saya develop mendadak “hang” dan ketika saya berniat untuk menghentikan prosesnya secara paksa melalui Task Manager, yang terjadi ketika saya menekan tombol CTRL + ALT + Del adalah muncul kotak dialog berikut:



Sebenarnya saya pernah mendapati pesan eror yang sama pada komputer lain sebelumnya, dan solusinya adalah dengan merubah registry windows atau mungkin malah diinstall ulang karena kemungkinan terbesar adalah pesan tersebut disebabkan oleh virus yang telah memasuki komputer kita melalui jaringan Internet.

Nah setelah saya selidiki lewat Internet, dapat satu solusi yang sangat singkat, cepat dan ampuh untuk mengatasi hal diatas. Berikut ini langkah-langkahnya:

1. Klik menu Start -> Run
2. Isikan teks berikut dalam kotak isian Run, kemudian tekan Enter.
REG add HKCU\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\System /v DisableTaskMgr /t REG_DWORD /d 0 /f


Selesai deh, sekarang tinggal coba tekan tombol Ctrl + Alt + Del lagi, Alhamdulillah Task Manager-nya sudah bisa muncul lagi. Jadi sekarang tidak perlu repot diinstall ulang lagi

Selasa, Juni 02, 2009

Sharing Internet untuk 2 PC dengan Bridge Windows



Tutorial Jaringan kali ini erat sekali hubungannya dengan tutorial
penulis sebelumnya, yakni mengenai “Koneksi 2 PC menggunakan kabel
Cross”, sehingga sebelum membaca artikel ini lebih lanjut, penulis
sarankan untuk membaca artikel tersebut.

Bagi seorang yang memiliki akses internet di rumah mungkin pernah
menemui kasus seperti bagaimana caranya membagi koneksi internet hanya
untuk 2 pc. Bisa saja menggunakan switch atau hub, kemudian memasangkan
kabel modem adsl ke dalam switch atau hub tersebut kemudian membagi
koneksi berdasarkan topologi jaringan star. Penulis rasa ini hanya
menghabiskan resource saja, dan dana yang keluar tentunya lebih besar
lagi. Kira-kira gambarannya adalah seperti ini :







Dibutuhkan satu buah switch, sekitar beberapa minggu yang lalu penulis
cek harga hub 8 port itu sekitar Rp 250 ribu. :(, dan dibutuhkan 2
kabel jenis strike, di tambah 4 buah RJ 45, hmmm... berapa kira-kira
dana yang habis di keluarkan ?? Kurang lebih sekitar Rp 270 ribu. :( 
Mungkin bisa kurang. Tergantung yang jual temen atau bukan. Harga temen
sekitar ... Lah jadi jualan ?? :D~~

Beda halnya jika kita menggunakan topologi bus yang hanya membutuhkan
satu buah lan card tambahan, dipasang pada salah satu pc, dan satu buah
kabel jenis cross, tentunya bisa meminimalisir biaya yang akan
dikeluarkan, satu buah lan card harganya sekitar Rp 45 ribu. Sisanya
bisa dipakai untuk pedi cure dan medi cure ... :D~~  Ya, kira-kira
gambaran dari topologi bus yang dapat meminimalisir pengeluaran,
seperti ini :







Hanya dibutuhkan satu buah lancard tambahan, dan satu buah kabel cross.
Lan card tambahan dipasang di salah satu pc, dan pc ini harus terhubung
secara langsung ke modem adsl, seperti pada gambar di atas. Dengan kata
lain, 2 lan card inilah yang nantinya akan dijadikan sebagai bridge.
Perlu diketahui bridge dalam windows XP biasanya hanya memiliki satu
alamat IP.

Penulis tegaskan kembali, teknik yang satu ini berbeda dengan teknik
ketika anda membuat dial connection type PPoE (biasanya digunakan pada
broadband ADSL). Dial connection langsung dari PC berakibat  pc yang
mendial connection tersebut akan memiliki IP Public. Nah itu adalah
alasan penulis membuat artikel ini. Dengan kata lain, pada teknik ini
yang memiliki ip public nantinya adalah si modem itu sendiri. Bukan PC
yang melakukan Dialing connection. PC di sini hanya berfungsi sebagai
bridge saja. Bukan mendial connection.

Setelah terpasang jaringan seperti pada gambar, langkah selanjutnya
adalah menyetting komputer yang memiliki 2 lan card tersebut.



1.    Klik Start > Run > ketik Regedit [enter]

2.    Masuk ke : HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Services\Tcpip\Parameters

3.    Ubahlah Nilai dari “IPEnableRouter” menjadi 1

4.    Tutup Regedit.

5.    Restart PC.

Langkah selanjutnya adalah membuat bridge dari 2 LAN Card pada pc
tersebut. Caranya adalah, masuk ke Control Panel  Network Connection,
kemudian klik kanan dan pilih bridge connection.











Tunggu sebentar hingga terdapat 1 koneksi baru, yaitu network bridge.









Kemudian klik kanan Network Bridge tersebut, pilih properties, pada adapters centang 2 lancard yang akan dijadikan bridge,









pada This Connection Use the following items, pilih Internet Protocol
(TCP/IP) kemudian klik button Properties. Untuk pengisian IP Address,
di haruskan 1 class dengan modem adsl, pada gambar ini terlihat, PC
yang di jadikan Bridge mempunyai IP, 192.168.1.2, dan Modem ADSL
sebagai Gatewaynya adalah 192.168.1.1, Preferres DNS server di sini
adalah DNS milik ISP.



 





Selesai kemudian Ok.



Selanjutnya adalah settingan pada client, yakni di haruskan untuk
menggunakan IP Class yang sama dengna bridge, anda bisa menggunakan
192.168.1.3 – 192.168.1.254, dengan Default Gatewaynya mengarah kepada
Bridge, yakni 192.168.1.2, dan DNS Server mirip dengan propertiesnya
bridge. Ya, selesai, anda sudah dapat menggunakan fasilitas bridge ini
untuk berinternet ria.



Terima Kasih.



Greetz : b_scorpio, abuzahra, peterpanz, kandar, phii_, syahrilrohman,
ivan, dr.emi, safril, hg_, rux, d2n, dent_, minangmedia, riezno,
Lapak-online Team!




Sumber dari situs Ilmu Website dalam kategori jaringan dengan judul Sharing Internet untuk 2 PC dengan Bridge Windows

Minggu, Mei 24, 2009

Cara install Billing Explorer

rasa penasaran saya akan sebuah instalasi sebuah billing internet pada sebuah warnet mengantar saya mencari file-file tersebut akhirnya saya cari dan saya kutip dari "http://esscocomputer.blogspot.com"










Feature BillingExplorer

1. Compatible Dengan Windows '95/'98/Me/2000/NT/XP
BillingExplorer berjalan dengan stabil pada Operating System Win'95/98/Me/2000/NT/XP. BillingExplorer juga Support Protocol TCP/IP dan Net-BEUI, Support DHCP dan Fix-IP Address.

2. Tidak Membebani PC Server & Client
Mampu menerima ratusan koneksi dari komputer Client tanpa harus membebani kerja dari komputer server. Kestabilan dan Sistem keamanan yang tinggi dan telah teruji pada PC's LAN Games sehingga tidak menyebabkan komputer atau PC menjadi hang (macet).

3. Variasi Login Client[b/]
Fasilitas login Client yang bervariasi seperti Personal, Member, Pre-Paid, Student, Game, Login Group dan sebagainya.

4. Report Database
Fasilitas Report Database per hari/bulan/tahun
Merupakan ringkasan laporan yang menampilkan pendapatan masing-masing per operator Report database dapat dicetak ke Printer maupun di save ke File Text. File Report ini juga dapat dikirim melalui Email.

5. Customize Setting Biaya & Discount Happy Hour
Setting biaya yang dapat di customize serta menentukan beragam jenis tarif dan discount yang berbeda yang dapat diatur pada setiap member, maupun Login lainnya.

Misal Warnet menetapkan perhitungan tarif biaya sbb:
08:00-21:00 Waktu normal Rp 4000/jam
21:00-23:00 discount 25% = (4000 x 75%= Rp 3000)
23:00-04:00 discount 50% = (4000 x 50%= Rp 2000)
04:00-08:00 discount 75% = (4000 x 25%= Rp 1000)
Dengan Perhitungan waktu normal sbb:
Per 15 Menit = Rp. 1000,-
Minimal Pemakaian = 15 Menit = Rp. 1000,-

6. Security#1 File Database
File Database Report dan File Database Member menggunakan Data yang telah di Encrypt. File Database hanya dapat dibuka melalui Program Billing Server dengan verify Password Database Administrator. Hanya administrator atau Pemilik yang diberi hak akses dan berhak untuk mengedit file database report.

7. Auto backup dan Auto Connection
Apabila PC Server atau PC Client mengalami hang (macet), data otomatis akan diback-up. Apabila PC tersebut aktif kembali, secara otomatis akan melakukan connection dan Proses perhitungan akan diteruskan lagi

8. Disable CTRl+Alt+Del - TASK MANAGER .
BillingExplorer berfungsi untuk mengunci komputer Client dengan cara mematikan fungsi CTRL-ALT-DEL, CTRL-ESC, ALT-Tab ALT-F4, ALT-SPACEBAR-C, TASK-LIST, TASKBAR (Win95 / 98 / Me / NT / 2000 / Xp).

9. Ganti/Change Operator
Fungsi ini digunakan untuk mengganti operator yang aktif untuk saat ini dengan cara men-scroll atau memilih pada daftar operator.

10. Bersifat Universal
BillingExplorer sangat cocok digunakan untuk warnet, multiplayer games, rental komputer ( pengetikan ), perpustakaan, kursus maupun bisnis yang lain.

11. User Friendly
Proses installasi yang sangat cepat dan mudah ( settingless ) sehingga mudah dimengerti oleh semua orang maupun operator bisa melakukannya meskipun belum mengenal sama sekali tentang Komputer.

12. Time Warning from Server
Pengaturan pengiriman pesan peringatan secara otomatis maupun pada durasi tertentu yang dikirim dari komputer server ke komputer terminal baik secara satu persatu maupun keseluruhan.

13. Time Warning from Client
Pengiriman pesan peringatan secara otomatis maupun pada durasi tertentu yang dikirim dari komputer Client ke komputer server ( operator ) atau peringatan yang digunakan untuk mengingatkan pemakai itu sendiri.

14. Calculator
Fungsi ini sebagai calculator untuk perhitungan keuangan seperti penjumlahan, pengurangan, pembagian atau perkalian serta untuk mengurangi sisa jumlah uang yang telah dibayarkan dengan biaya pemakaian internet.

15. Lock All Client
Fungsi ini akan melalukan Lock (mengunci PC Client) sehingga PC client tidak bisa digunakan untuk Login.

16. Un-Lock Client
Fungsi ini akan membuka (Un-Lock) PC client yang telah dikunci. Untuk Un-Lock Client, dapat dipilih untuk tiap PC client tertentu atau Semua PC Client.

17. Jenis Login Client
Fungsi ini secara remote akan mengontrol Login PC Client, sehingga server dapat memilih Login apa saja yang ingin ditampilkan pada PC Client.

18. Disconnect Client
Apabila user lupa untuk men-disconnect Billing, Maka Server secara remote dapat mendisconnect PC Client. Server dapat men-disconnect untuk tiap PC Client atau untuk Semua PC Client.

19. Move Client
Pindah tempat dari komputer satu ke komputer yang lain tanpa harus finish sehingga total harga yang pertama akan langsung pindah ke komputer yang kedua.

20. Shutdown Client
Komputer server dapat melakukan secara remote proses shutdown, restart, log-off PC client Proses ini dapat dipilih untuk satu PC client tertentu atau semua PC Client.

21. Counter Time
Komputer server dapat melakukan secara remote proses counter time. Fungsi ini sebagai time counter yang secara otomatis akan men-disconnect PC untuk tiap waktu yang telah disetting sebelumnya.

22. Messages Server-Client
Mengirim Pesan dari komputer server/operator ke komputer Client, begitu juga antar PC client ke PC client atau dari PC client ke PC server.

23. Transaksi Penjualan (On-Line)
Memasukkan data transaksi penjualan non akses, seperti pembelian makanan, minuman, diskett, jasa scanner, jasa printer dsb. Dimana pembeli makanan tersebut sedang memakai komputer ( on line ) sehingga pencetakan dilakukan dalam satu tagihan bersama billing penyewaan.

24. Transaksi Penjualan (Off-Line)
Proses pemasukan data transaksi penjualan non akses, seperti makanan, minuman, Scan, Print, Pembelian Diskett dan sebagainya dilakukan dalam nota tersendiri.

25. Stock Data Barang
Persedian barang ( makanan, minuman, snack, rokok, kertas dll ) dapat dimasukkan pada menu stock yang mana nantinya akan berkurang dengan sendirinya (otomatic).

26. Autorun at Startup windows Client
Setelah BillingExplorer terinstall dengan sempurna maka secara otomatis akan berjalan dengan stabil pada startup Windows tanpa harus meletakkan pada startup secara manual.

27. Compatible Semua Proxies
BillingExplorer sangat kompatibel dengan semua jenis proxy maupun ISS seperti winproxy, Winroute, Wingate dan lain sebagainya, sehingga tidak akan terjadi crash, billing tidak jalan ataupun windows anda rusak.

28. Members Pra-Bayar
System bayar di depan yang bisa dicustome berdasarkan tarif maupun jam pemakaian dan secara otomatis men-disable account member yang telah expired yang sebelumnya ada warning terlebih dahulu ke member dan sisa uang masih tersimpan dalam database.

29. Profile Members
Fasilitas ini memungkinkan pemilik warnet untuk mendapatkan informasi yang lebih jelas dari setiap member, seperti data Nama member, Alamat, Kota, Email, Jumlah Account, Jenis Member dan sebagainya.

30. Quick Member
System member cepat dimana username dan password di-generate langsung oleh komputer itu sendiri. Ini sering sekali digunakan pada system bayar didepan karena sangat cocok sekali digunakan untuk pemakai Multiplayer Game.

31. Client Status on Server
Status masing-masing komputer client akan ter-display langsung di komputer server secara realtime seperti durasi, harga, discount, account member, maupun total harga yang harus dibayar.

32. Charge Status on Client
Status harga, mulai durasi, berapa jam pemakain, jam berapa mulainya, setiap hitungan berapa menit/detik, berapa total yang harus dibayar akan tampil pada komputer client sehingga user bisa memutus kapan harus finish (selesai).

33. Member Account
Semua account member bisa di non-aktifkan dari server sehingga account member tersebut tidak bisa digunakan lagi.

34. Update Member Accounts
Melakukan pencarian serta update account member dengan cepat dan cukup diketikkan nama member ID tersebut.

35. Masa Aktif Member
Secara otomatic account member tidak bisa digunakan apabila masa berlakunya sudah habis.

36. Remote Client
Komputer Server dapat melakukan remote atau melihat aplikasi yang dijalankan oleh tiap-tiap PC Client sehingga Server dapat memantau atau mengontrol penggunaan aplikasi oleh PC Client.

37. Blocking Internet
Mematikan fasilitas Internet Explorer dan Internet Option sehingga setting proxy maupun setting yang lain tidak dapat dirubah oleh user
Terdapat Pada Versi Dinamic2 Game dan DeskPro4.

38. Option Disable Fasilitas Windows
Me-nonaktif-kan fasilitas Windows, seperti Display Vga Control Panel, Network Neighborhood, Windows registry, Windows Property, Menu Run, Command DOS Prompt dan lain-lain.

39. ON/Off Auto Print
Apabila printer dalam keadaan on maka secara otomatic akan mencetak nota pint out pada kertas kasir.

40. Remote Kill Applikasi
Menutup serta mematikan (Kill and Destroy) aplikasi ( program ) baik internet maupun non-internet yang ada pada PC client.

41. Multi Server/User
Program BillingExplorer mempunyai fungsi Multi Server/User sehingga file database baik member maupun report dapat digunakan secara bersama-sama. Pemilik Warnet-Game dapat menempatkan PC server untuk tiap-tiap lokasi ruangan. Setiap ruangan mempunyai 1 kasir (PC Operator), tetapi antara PC operator satu dengan PC-Operator lainnya bisa berhubungan, sehingga data dari masing-masing PC-Operator dapat saling berhubungan.

42. Support Internet & Multiplayer Online Game
Semua aplikasi yang dijalankan pada PC baik Server maupun Client, dapat berjalan dengan baik. Aplikasi internet seperti browser IE, Netscape, dan Program Chatting lainnya serta aplikasi Multiplayer Game seperti Counter Strike, Nexia, Dsb dapat berjalan dengan baik.

43. Variasi Biaya System Group
Dengan biaya system group / tabel, Setting biaya menjadi bervariasi dan fleksible. Biaya bisa disetting dengan waktu minimal tertentu, baik per 1 menit, 5 menit, 15 menit atau di-isi bebas sesuai dengan keperluan. Tiap-tiap biaya system group tersebut dapat pula disetting untuk tiap-tiap login dan tiap-tiap user pemakai. Tersedia juga diskon untuk system group.

44. Report Data via Web (Web-Base Edition)
Program BillingExplorer Versi Web-base Edition Dilengkapi Dengan Fasilitas Report Database to Web. Data-data Seperti User Name, Waktu Start, Durasi, Total Biaya Pemakaian PC Tiap-tiap Client, Nama Operator Dsb. akan dikirim ke Website. Pemilik Warnet - Multiplayer Game Dapat Memantau Database Pendapatan Langsung baik Per-Hari/Bulan/Tahun, dari Lokasi Lain diluar Warnet.

45. Tidak menyebabkan System #Crash
Program BillingExplorer telah diuji Coba, Baik Pada Semua Jenis Windows serta Mesin CPU untuk merk/type yang berbeda-beda, dan tidak menyebabkan system tersebut menjadi crash-macet-hang.

46. Fasilitas Lain-Lain ...
Masih Banyak Fasilitas Lain dari Program BillingExplorer Yang Belum Sempat dijelaskan semuanya di website, Tetapi bagi Bpk/Ibu Yang Ingin mencari Program Billing untuk System Warnet / Multiplayer Game, Kami menyarankan Sebaiknya Pilihan Pertama Yang Harus Dilakukan untuk Uji Coba adalah Apakah Billing Tersebut Stabil dan Tidak Menyebabkan System PC menjadi crash-hang-macet, Jika aplikasi billing tersebut dijalankan untuk Waktu yang lama?.


Jumat, Mei 22, 2009

INSTALASI MODEM

Langkah pertama untuk melakukan koneksi internet adalah menginstalasi modem. Modem merupakan perangkat perantara antara komputer anda dengan saluran telepon agar dapat berhubungan dengan ISP (Internet Service Provider - penyedia jasa internet) anda.

1. Klik Start, pilih Settings,pilih Control Panel. Maka akan muncul window Control Panel.

2. Pada windows Control Panel, pilih icon Modem dan klik dua kali sehinga muncul window Instal New Modem (bagi yang pernah memasang modem sebelumnya makan akan tampil window Modem Properties. Bila anda ingin menambah driver modem baru, klik Add).

Windows dapat melakukan deteksi otomatis terhadap perangkat modem yang telah terpasang pada PC anda, tapi hal ini terbatas pada modem yang telah dikenali oleh Windows. Apabila anda memilih deteksi otomatis, maka kosongkan kotak Don’t detect my modem, lalu tekan Next.

Apabila anda memiliki modem jenis baru dan disertai file driver (dalam disket / CDROM), sebaiknya anda memilih deteksi manual sehingga dapat memanfaatkan feature terbaru dari modem tersebut (misal kemampuan support 56 kBps, fax, voice, dll). Untuk itu pilih kotak Don’t detect my modem, dan tekan Next.

3. Pada menu selanjutnya ditampilkan daftar modem yang telah dikenali dan tersedia drivernya oleh Windows. Pilih type modem yang sesuai dengan modem anda, lalu tekan Next.

Apabila anda tidak memiliki file driver, maka anda dapat memilih type Standard Modem, misalnya dengan kecepatan 28800 bps, lalu tekan Next lalu anda dapat langsung menuju ke langkah 5.

Apabila anda memiliki file driver (disket / CDROM) yang disediakan pabrikan, maka pasang disket / CDROM tersebut, lalu tekan tombol Have Disk.

4. Pada menu selanjutnya muncul window Install From Disk. Masukkan disket / CDROM yang berisi file driver modem anda, pilih dirive yang sesuai (A:\ atau pilih CDROM, lokasi lain menggunakan menu Browse).

5. Apabila file driver berhasil di ambil, maka akan muncul window mengenai driver tersebut (pada contoh ini, driver modemnya V90 & K56Flex DATA-FAX-VOICE Modem, yang memiliki kemampuan s/d 56 kBps). Pilih driver yang sesuai (bila lebih dari satu), selanjutnya tekan Next.

6. Setelah selesai, maka anda harus menentukan port komunikasi (COM) dimana modem tersebut terpasang. Sebagai contoh, dipilih port COM1 karena biasanya modem terpasang pada port tersebut (kecuali dipakai untuk media lain). Kemudian tekan Next.

Pada tahap ini bila dilakukan dengan benar, maka modem akan terpasang pada PC anda. Klik Finish untuk mengakhiri setup modem Anda. Untuk melakuan koneksi internet, anda harus melakukan setting dial up untuk menentukan nomor telepon ISP yang menyediakan akses internet. Cara melakukan setting dial up dapat dilihat pada halaman ini.

Setelah selesai tahap ini, anda dapat melakukan setting dial up.
caranya adalah sebagai berikut
Setting dial up diperlukan untuk menentukan nomor telepon ISP yang akan di-dial oleh modem anda. Setiap kali akan menggunakan internet, anda harus melakukan hubungan dial up untuk membangun koneksi dengan ISP anda.

1. Klik dua kali icon My Computer untuk memunculkan window My Computer.

2. Klik dua kali icon Dial Up Networking. Setelah muncul window Dial up Networking, klik dua kali icon Make New Connection. Pada window Make New Connection, masukkan nama SijiwaeNet pada kolom pertama untuk nama komputer yang akan di-dial dan pilih jenis modem yang telah diinstalasi. Tekan Next.

SijiwaeNet menggunakan nomor akses khusus yang tidak memerlukan kode area, karena itu kosongkan pada kolom area code. Ketik nomor telepon akses SijiwaeNet pada kolom nomor telepon, yaitu 0 809 8 9999, klik Next.



3. Setting koneksi selesai, klik Finish. Pada tahap ini anda telah berhasil melakukan setting dial up yang ditandai dengan keluarnya icon SijiwaeNet pada window Dial Up Networking.

Setelah selesai tahap ini, anda dapat melakukan setting DNS.
caranya adalah sebagai berikut
Fungsi dari setting DNS adalah untuk menentukan alamat IP server yang berfungsi sebagai Domain Name Server (server ini bertugas menerjemahkan alamat domain yang anda tuju). Setting ini sebaiknya anda lakukan, walaupun bukan merupakan kerharusan karena SijiwaeNet akan secara otomatis menentukan DNS server.

1. Klik dua kali icon My Computer, lalu klik dua kali icon Dial Up Networking

2. Klik kanan icon SijiwaeNet yang sudah dibuat sebelumnya, pilih Properties

3. Setelah keluar window SijiwaeNet, klik pada Server Types Tab. Perhatikan setting pada Advanced Options, lakukan seperti terlihat pada gambar.

4. Klik tombol TCP/IP Settings. Klik pada Specify name server address, lalu isikan sebagai berikut :
Masukkan Primary DNS : 202.134.0.155
Secondary DNS : 202.134.2.5

Jika telah selesai, klik OK untuk menutup dialog, lalu OK lagi untuk kembali ke awal.

file tersebut saya kutif dari "http://www.sijiwae.net" semoga bermanfaat bagi diri saya pada khusunya bagi teman-teman yang membaca pada umumnya??


Kamis, Mei 21, 2009

masalah IP

1. Alamat port

Dalam codec software, mengkonfirmasi bahwa port yang benar alamat atau alamat IP yang digunakan untuk menyambung ke video.

2. Ping yang Stack

Menentukan apakah ada sambungan ke jaringan yang mencoba untuk melakukan ping ke stack.

a. Klik Start> Programs> MS-DOS Prompt atau klik Start> Run.

b. Terbuka di lapangan, ketik perintah dan klik OK.

c. Pada MS-DOS command prompt masukkan:
C:\ping 127.0.0.1 C: \ ping 127.0.0.1

Jika jawabannya adalah:
Reply from 127.0.0.1: bytes=32 time<10ms ttl=" Reply dari 127.0.0.1: bytes = 32 time <10ms TTL = langkah 4.

Jika jawabannya adalah:
Request timed out Permintaan timeout
Lanjutkan ke langkah 3.

3. Tidak dapat Ping Stack

Jika Anda tidak dapat Ping yang stack

a. Meminimalkan jendela DOS.

b. Klik kanan pada icon Network Neighborhood pada Desktop dan pilih Properties.

For Windows 95/98 : Untuk Windows 95/98:
Mengkonfirmasi bahwa TCP / IP, jaringan adaptor, dan Klien untuk Microsoft Networks telah terinstal.

Untuk Windows NT:
Mengkonfirmasi bahwa TCP / IP Protokol di bawah tab, dan network adapter di bawah tab Adapter diinstal.

c. Select TCP/IP and click Properties. Pilih TCP / IP dan klik Properties.

. Mengkonfirmasi bahwa yang benar alamat IP, subnet, DNS dan Gateway yang dimasukkan dalam kolom. Berkonsultasi dengan Sistem administrator Anda untuk memperoleh pengaturan yang benar untuk masing-masing properti.

4. Ping Alamat IP Anda Gateway

Pada MS-DOS command prompt masukkan:
C: \ WINDOWS \ ping xxxx atau C: \ ping xxxx
dimana xxxx adalah alamat IP Gateway Anda.

Jika jawabannya adalah:
Balasan dari xxxx: bytes = 32 time <10ms ttl =" . Gateway yang bisa diakses dari komputer ini. Lanjutkan ke langkah 5.

Jika jawabannya adalah:
Request timed out
Masalahnya, baik dengan atau router LAN sambungan ke router. Hubungi Administrator Sistem.

5. Di luar sebuah ping Lokasi

a. Menggunakan alamat IP untuk kami Gatekeeper (207.160.131.147) atau masukkan alamat IP dari komputer yang akan Anda buka.

b. : Pada MS-DOS command prompt masukkan:
C: \ WINDOWS \ ping 207.160.131.147 atau C: \ ping 207.160.131.147

Jika jawabannya adalah:
Balasan dari 207.160.131.147: bytes = 32 time <10ms ttl ="," class="google-src-text">. Gatekeeper atau host di situs ini bisa diakses dari komputer.
Proceed to step 6 .

Jika jawabannya adalah:
Request timed out
Dapat menunjukkan masalah dengan Gatekeeper atau jaringan sambungan antara komputer ini dan Gatekeeper.
. Menghubungi MOREnet Video Consulting Group.

6. Jika semua langkah di atas yang berhasil:

Anda dapat menyambung ke perangkat lain video (bukan MOREnet MCU) dari Anda?

No:
Masalahnya mungkin dalam perangkat lunak codec. Hubungi vendor.

Ya:
Kontak MOREnet Video Layanan.